Kegiatan ini dihadiri langsung oleh perwakilan anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Pasuruan, Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan, Lurah Kolursari, serta petugas Puskesmas dan Pustu, dan para kader kesehatan setempat.
Perwakilan Komisi IV DPRD Kabupaten Pasuruan, IBu Hj. Faizaturrohmah, S.Pd., dan ibu Helmi Sudiono Fauzan, S.Pd. menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari tugas legislatif untuk memastikan program-program pemerintah berjalan efektif dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat. "Kami ingin melihat langsung bagaimana Pustu Kolursari menjalankan perannya sebagai garda terdepan dalam pelayanan kesehatan. Kami juga ingin memastikan bahwa Integrasi Layanan Primer dapat diimplementasikan dengan baik, sehingga masyarakat mendapatkan pelayanan yang komprehensif," ujarnya.
Integrasi Layanan Primer (ILP) merupakan model pelayanan kesehatan yang dirancang untuk mempermudah akses masyarakat terhadap layanan dasar. Melalui ILP, berbagai program kesehatan, seperti imunisasi, gizi, kesehatan ibu dan anak, serta pencegahan penyakit menular dan tidak menular, disatukan dalam satu kunjungan.
Kepala Puskesmas Bangil, Ibu dr. Inkhud Muawanah, menjelaskan berbagai inovasi dan tantangan yang dihadapi dalam penerapan ILP di Pustu Kolursari. "Kami berkomitmen penuh untuk mengimplementasikan ILP demi meningkatkan jangkauan pelayanan. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk kader kesehatan, sangat vital dalam menyukseskan program ini," jelasnya.
Pada sesi diskusi, para kader kesehatan juga turut menyampaikan aspirasi dan masukan dari masyarakat. Mereka berperan aktif dalam menyuarakan kebutuhan di lapangan, menunjukkan kolaborasi yang erat antara Puskesmas dan komunitas.
Kunjungan monev ini diakhiri dengan peninjauan langsung kondisi Pustu Kolursari. Komisi IV DPRD mengapresiasi kinerja petugas kesehatan dan para kader yang telah bekerja keras. Diharapkan, hasil dari monitoring ini dapat menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan kebijakan di masa mendatang, demi terwujudnya layanan kesehatan yang lebih baik bagi seluruh masyarakat Kabupaten Pasuruan.
Komentar (0)
Belum ada komentar
Tulis Disini